Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Apa Saja Hal Dapat Yang Menyebabkan Keterlambatan Proyek Konstruksi?

Proyek selalu dibatasi oleh biaya, mutu, dan waktu yang terbatas. Dari awal atau sebelum proyek dimulai harus dibuat suatu perencanaan yang matang untuk pelaksanaan proyek tersebut agar tidak terjadi keterlambatan, yang nantinya akan merugikan baik bagi pemilik proyek maupun bagi pihak kontraktor.

Keterlambatan pelaksanaan proyek dapat disebabkan oleh pihak pemilik proyek, konsultan perencana, atau kontraktor pelaksana. Terdapat beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi, seperti di bawah ini.

Perencanaan / desain yang kurang matang sehingga perlu dilakukan perubahan desain perencanaan oleh konsultan perencana. Hal ini tentunya akan memakan waktu cukup lama.

Lamanya approval / persetujuan material dan shop drawing, sebelum pelaksanaan suatu pekerjaan biasa kontraktor akan melakukan persetujuan shop drawing dan approval material. 

Jika keputusan persetujuan shop drawing dan jenis material lama diputuskan tentunya akan menghambat pelaksanaan pekerjaan tersebut, karena material tidak mungkin dipesan jika belum jelas disetujui merek dan tipenya.


Pemilik proyek kurang modal, sehingga pembayaran ke kontraktor tidak lancar. Pada umumnya kontraktor akan memperlambat laju pekerjaannya jika pembayaran dari pemilik proyek terlambat, khususnya untuk proyek swasta. Karena dari sisi kontraktor juga ada risiko kalau sampai si pemilik proyek ternyata tidak bisa membayar.

Kontraktor kurang modal, ini bisa saja karena pembayaran dari pemilik proyek terlambat, atau memang modal si kontraktor sangat minim sehingga belum mencapai progress yang ditentukan untuk pembayaran modalnya sudah habis.

Kurangnya jumlah peralatan, tenaga kerja, dan material di lapangan. Ini kadang juga berhubungan dengan kontraktor yang kurang modal, sehingga kesulitan mendatangkan peralatan, material, dan tenaga kerja untuk melaksanakan pekerjaan dengan jumlah yang cukup.

Proyek konstruksi

Kontraktor kurang berkualitas. Sehingga banyak melakukan kesalahan yang perlu perbaikan. Otomatis waktu pelaksanaan pekerjaan akan lebih lama karena sedikit-sedikit perlu dilakukan perbaikan. 

Kurangnya perencanaan dari pihak kontraktor. Misal terdapat barang / material impor yang membutuhkan waktu lama untuk mendatangkan material tersebut. Jika approval materialnya terlambat, pemesanan material terlambat, otomatis kedatangan material tersebut juga akan terlambat. 


Durasi proyek yang tidak masuk akal. Kadang ada juga yang memang durasi proyeknya tidak masuk akal. Misal pekerjaan penggantian lift yang merupakan material impor dan tidak ready stok di Indonesia dengan durasi pelaksanaan 3 bulan. 

Sementara untuk mendatangkan saja mungkin bisa 4 bulan belum termasuk pemasangannya. Untuk kasus seperti ini dari awal ya memang proyek tersebut pasti mengalami keterlambatan karena durasi proyek yang tidak masuk akal.

Faktor alam di luar kendali manusia. Misalnya curah hujan yang tinggi sehingga pelaksanaan pekerjaan tidak bisa dilakukan karena akan mempengaruhi mutu pekerjaan. Mungkin bahkan terjadi bencana alam seperti gempa bumi atau tanah longsor yang mengenai area proyek.

Demikian sedikit ulasan tentang Apa Saja Hal Dapat Yang Menyebabkan Keterlambatan Proyek Konstruksi. Dengan mengetahui hal tersebut maka kita akan dapat melakukan antisipasi agar tidak terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan proyek konstruksi kita.

Back To Top