Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Metode Pekerjaan Plesteran Dan Acian Dinding

Pada kesempatan ini rumahmaterial.com akan mencoba membahas tentang plesteran dan acian dinding yang merupakan salah satu jenis finishing dinding bata merah maupun bata ringan. Untuk menambah keindahan, umumnya setelah pekerjaan acian dan permukaan dinding menjadi halus maka selanjutnya dilakukan pekerjaan pengecatan dinding.

Apa saja material dan peralatan yang diperlukan untuk pekerjaan plesteran dan acian permukaan pasangan dinding?

Bahan yang digunakan adalah air, semen, dan pasir untuk adukan konvensional atau bahan plesteran dan bahan acian untuk adukan menggunakan mortar instan seperti Mortar Utama, Drymix, dan banyak lagi merek-merek yang lain. 

Sedangkan peralatan yang digunakan untuk pekerjaan plester aci antara lain adalah : saringan pasir, cangkul, ember, sekop, sendok adukan, benang nylon dan lot-lotan, profil kayu, roskam, waterpass, dan jidar alumunium.

Pekerjaan Plesteran Dan Acian Dinding
Pekerjaan Plesteran Dinding


Berapa biaya untuk pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian?

Untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian dinding pertama kita harus tahu berapa volume luas yang akan dikerjakan dan harga satuan pekerjaan berdasarkan Analisa Harga Satuan Plesteran Dan Acian Dinding.

Cara mudah menghitung volume luas pekerjaan plesteran dan acian dinding adalah umumnya dua kali volume luasan pasangan dindingnya (dengan asumsi kedua sisi permukaan dinding dilakukan plesteran dan acian).

Bagaimana metode pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian?

Secara umum tahap pelaksanaan pekerjaan plesteran dan acian dinding dapat diuraikan sebagai berikut :
  1. Pekerjaan plesteran dimulai dengan jalan membuat kepalaan plesteran pada sisi vertical dengan jarak 1 m sesuai dengan ketebalan plesteran yang diinginkan. Diamkan kepalaan plesteran paling tidak 1 hari supaya kering.
  2. Sebelum melakukan pekerjaan plesteran, pasangan bata merah disiram atau dibasahi dengan air. Air yang digunakan untuk membasahi dinding dan mencampur adukan plesteran tidak boleh mengandung zat kimia seperti asam dan garam.
  3. Selanjutnya adukan plesteran dapat dikamprotkan secara merata dari bawah ke atas di antara ke dua kepalaan plesteran ,setelah itu ratakan dengan menggunakan jidar aluminium. Untuk jidar yang digunakan harus lebih panjang dari jarak kepalaan plesteran, rata dan lurus.  
  4. Lakukan curing atau perawatan plesteran dengan cara dibasahi minimal 1 kali per hari selama 3 hari. 
  5. Setelah plesteran kering dan rata sesuai dengan yang diinginkan kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan acian.

Back To Top