Tips Mencegah Kesalahan Perhitungan Volume Pembesian Pada Struktur Beton Bertulang

Dalam perhitungan biaya konstruksi struktur beton bertulang seperti kita ketahui pembesian besi tulangan merupakan komponen biaya yang terbesar. Karena itu kesalahan dalam perhitungan volume pembesian beton akan sangat berpengaruh terhadap biaya secara keseluruhan.

Dalam menyusun BQ pekerjaan struktur sering kami jumpai kesalahan perhitungan volume pembesian beton bertulang yang sangat fatal, misalnya volume sangat jauh dari sebenarnya baik itu terlalu kecil maupun terlalu besar.

Pembesian Besi Tulangan Beton
Pembesian Besi Tulangan Beton
Apa saja sebenarnya yang menjadi penyebab kesalahan perhitungan volume pembesian besi tulangan?
  1. Data yang kurang jelas, misal gambar yang kurang informatif, gambar detail penulangan kurang lengkap dan jelas, tidak ada dimensi / ukuran tulangan yang digunakan.
  2. Faktor manusia / kurang teliti, misalnya kesalahan dalam menghitung panjang besi tulangan, kesalahan menetukan jumlah besi tulangan, kesalahan menentukan berat besi tulangan, dan kesalahan aritmatik seperti salah dalam melakukan perkalian dan salah dalam memindahkan hasil perhitungan ke sheet BQ dalam program Excel. 
Bagaimana cara mencegah terjadinya kesalahan perhitungan tersebut? Tentunya dengan melakukan pemeriksaan perhitungan dengan teliti. Tetapi jika waktunya terbatas ada cara mudah untuk mengetahui perhitungan volume pembesian sudah benar atau belum yaitu dengan melihat rasio besinya.

Baca juga artikel rumah material.com sebelumnya :
Pembesian Tulangan Beton, Apa Yang Harus Diperhatikan?
Analisa Harga Satuan Pembesian Beton Bertulang

Rasio besi adalah perbandingan antara volume besi tulangan dan volume beton yang dihitung dalam satuan  kg/m3. Sebagai acuan kami biasa menggunakan rasio besi untuk elemen bangunan sebagai berikut :

   Item pekerjaan   Rasio Besi (kg/m3)
Pondasi / Pile cap 100 - 200
Sloof / Tie Beam 150 - 250
Kolom 200 - 300
Balok 150 - 250
Pelat Lantai 100 - 150
Tangga 150 - 200

Note rasio besi tersebut sebenarnya harus dihitung sesui dengan gambar detail struktur beton jadi besarnya bisa berbeda-beda.

Jadi misalnya ada balok ukuran 20x40 cm dengan BQ seperti di bawah ini.

   Item pekerjaan   Volume Satuan Harga Satuan
(Rp.)
Jumlah Harga
(Rp.)
Balok 20x40



- Cor beton K250 40,00m3- -
- Pembesian  800,00kg- -
- Bekisting 500,00m2- -

Tanpa melihat detail penulangan kita bisa langsung mengetahui kalau perhitungan volume pembesian beton pasti salah karena jika dilihat dari rasio besinya sangat kecil yaitu = 800 kg / 40 m3 = 20 kg/m3. (tidak ada balok beton bertulang dengan rasio besi cuma 20 kg/m3)

Jadi jika waktu yang tersedia terbatas, cukup hitung ulang volume pembesian beton dengan rasio yang aneh baik terlalu kecil maupun terlalu besar.

Demikian ulasan rumahmaterial.com tentang Tips Mencegah Kesalahan Perhitungan Volume Pembesian Pada Struktur Beton Bertulang, semoga bermanfaat bagi Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel