Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Seberapa Tepat Hitungan RAB Dari Estimator?

Seorang Estimator bertanggung jawab menghitung RAB secara tepat dan akurat agar bisa bersaing mendapatkan proyek dengan perusahaan lain dan tidak menyebabkan kerugian terhadap perusahaannya karena kesalahan perhitungan. Pertanyaannya adalah “Seberapa Tepat Hitungan RAB Seorang Estimator?” Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan tesebut karena ada beberapa faktor yang turut menentukan.

Paling tidak ada beberapa hal yang menentukan tepat atau tidaknya hitungan RAB seorang Estimator, yang terbagi menjadi faktor dari dalam / internal dan faktor dari luar / eksternal yang dapat duraikan seperti di bawah ini.

Gambar-gambar yang tidak jelas, tidak lengkap, dan tidak detail.

Saat tender dan menghitung RAB salah satu dasar untuk perhitungan harga satuan adalah gambar rencana. Bagaimana bisa mendapatkan harga satuan yang akurat jika tidak ada gambar yang menjelaskan ukuran dan spesifikasinya. 


Selain gambar perencanaan secara umum akan lebih baik lagi jika terdapat gambar-gambar detail agar lebih jelas. Biasanya dalam perhitungan harga satuan mengikuti gambar yang lebih detail atau gambar dengan skala yang lebih kecil, misalnya ada gambar skala 1:100 dan detail skala 1:10 tentunya diambil gambar detail skala 1:10.

Estimator sebaiknya menerima gambar perencanaan dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Tetapi kadang ada juga owner yang memberikan gambar hanya hardcopy saja atau softcopy saja dalam format pdf. Yang agak susah dilihat adalah jika gambar diberikan dalam format pdf hasil scan dari gambar hardcopy karena jika resolusinya jelek maka gambar akan pecah / buram dan ukuran tidak dapat dibaca.

Spesifikasi teknis yang tidak jelas.

Kebalikan dari yang di atas, misalnya mendapatkan gambar yang jelas ukurannya tetapi tidak menyebutkan spesifikasinya. Misalnya item sanitary hanya menyebutkan item closet duduk tanpa menyebutkan merek apalagi tipenya. Padahal apalagi beda merek, kadang untuk satu merek tetapi beda tipe saja sudah berbeda harganya cukup jauh. 

Waktu perhitungan RAB yang sangat singkat.

Kadang dalam waktu yang sangat singkat seorang estimator harus dapat menghitung RAB berdasarkan gambar perencanaan, RKS, dan BQ yang ada. Kadang masing-masing dokumen tidak sinkron sehingga akan menimbulkan kesulitan tersendiri dalam menentukan mana yang akan dipakai menjadi acuan.

Selain itu dengan banyaknya item pekerjaan pasti ada satu dua item yang belum mendapat penawaran harga dari spesialis dan supplier. Terus harus bagaimana? Tentu saja harga tetap harus diisi, pada kondisi ini kadang seorang estimator akan melakukan pendekatan atau menggunakan data terdahulu yang pernah didapat. Jika seperti ini hasil perhitungan bisa meleset, bisa terlalu mahal atau terlalu murah.

Kemampuan dan pengalaman Estimator itu sendiri.

Pengalaman seorang estimator sangat penting, karena kemampuan menghitung RAB secara tepat tidak dapat didapat dalam waktu singkat tetapi melalui proses panjang bertahun-tahun untuk mendapatkan feeling apakah suatu harga wajar atau tidak, terlalu mahal, atau malah terlalu murah.

Kurang update harga satuan material, alat, dan upah pekerja.

Baiknya setiap tahun dilakukan update harga satuan material, alat, dan upah agar selalu mendapatkan harga terkini yang masih berlaku. Dalam perusahaan kontraktor, seorang estimator dapat berkoordinasi dengan bagian pembelian / purchasing untuk masalah update harga material atau dapat juga langsung menghubungi supplier material yang bersangkutan. 

Terjadinya gejolak harga karena kondisi khusus.

Misalnya kenaikan harga BBM dan harga tarif dasar listrik. Kedua item tersebut merupakan faktor yang sering menimbulkan gejolak harga terutama harga material. Kenaikan harga BBM akan berpengaruh langsung terhadap biaya pengiriman sedangkan harga tarif dasar listrik sangat berpengaruh terhadap biaya proses produksi.

Selain itu kadang ada juga event tertentu yang menyebabkan kelangkaan material misalnya saat material besi banyak diekspor maka stok dalam negeri menipis tetapi permintaan banyak sehingga menimbulkan kenaikan harga yang cukup signifikan.

Simak juga artikel rumahmaterial.com yang membahas tentang profesi Estimator kontraktor bangunan dalam artikel Estimator, Profesi Penting Yang Kadang Dipandang Sebelah Mata

Demikian beberapa hal yang menentukan tepat atau tidaknya hitungan RAB seorang Estimator. Dengan mengetahuinya semoga seorang estimator dapat mengantisipasi hal-hal tersebut agar dapat menghasilkan perhitungan RAB yang tepat dan akurat.

Back To Top