Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL), Pondasi Dangkal Yang Tahan Gempa

Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) merupakan sistem kombinasi antara pondasi pelat beton menerus yang dibawahnya dikakukan oleh rib-rib beton tegak yang saling berhubungan satu sama lain dan dilakukan perbaikan tanah di antara rib-rib tersebut dengan urugan tanah dan pasir padat. Sistem KSLL ini sendiri ditemukan oleh Ir. Ryantori dan Ir. Sutjipto pada tahun 1976.

Prinsip pondasi KSLL adalah memanfaatkan sampai kira-kira 85% tanah dan 15% struktur beton bertulang untuk struktur pondasi, sehingga akan menghemat penggunaan material beton dan besi beton.

Elemen-elemen pada pondasi menjadi satu kesatuan yang monolit sehingga jika terjadi penurunan maka akan terjadi pada seluruh bangunan tersebut (tidak miring). Urugan tanah padat dan pasir padat pengisi rongga antar rib juga sebagai penyalur beban ke tanah dasar.

Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL)
Pondasi KSLL (Sumber: Brosur PT. Katama)
Secara umum Terdapat 4 komponen penting pondasi KSLL yaitu :
  1. Rib Settlement
  2. Rib Konstruksi
  3. Urugan Tanah dan Pasir Padat
  4. Pelat Lantai KSLL

Apa keunggulan pondasi KSLL dibanding dengan pondasi bor pile dan pondasi tiang pancang?

Sebelumnya rumahmaterial.com pernah membahas tentang pondasi dalam seperti pondasi tiang pancang dan pondasi bor pile. Jika dibandingkan dengan jenis pondasi dalam ada beberapa keunggulan menggunakan pondasi KSSL yaitu :
  1. Pondasi KSLL merupakan pondasi dangkal yang kaku, kokoh, dan tahan terhadap gempa.
  2. Pondasi KSLL Tidak menimbulkan dampak lingkungan / keretakan pada bangunan eksisting di sekitarnya seperti pada pondasi tiang pancang.
  3. Pondasi KSLL tidak menimbulkan kebisingan seperti pada pelaksanaan pondasi tiang pancang dan bor pile.
  4. Pelaksanaan pondasi KSLL lebih cepat dan lebih ekonomis jika dibandingkan pondasi tiang pancang dan bor pile ditambah dengan pekerjaan pile cap dan sloof / tie beam.
  5. Pelaksanaan pondasi KSLL lebih bersih daripada pekerjaan pondasi bor pile karena area proyek tidak berlumpur.
  6. Pada pelaksanaan pondasi KSLL, tidak menggunakan alat pancang dan alat bor pile yang membutuhkan biaya mobilisasi dan demobilisasi cukup besar tetapi langsung dikerjakan tenaga manusia sehingga menyerap banyak tenaga kerja (padat karya).
  7. Tidak seperti jenis pondasi tiang pancang dan bor pile yang harus selesai dulu semuanya sebelum dapat berlanjut ke konstruksi di atasnya, pada pondasi KSLL konstruksi di atasnya dapat dimulai secara bertahap setelah mencapai progress tertentu.

Dimana saja aplikasi Pondasi KSLL?

Aplikasi pondasi KSLL sangat beragam dan untuk berbagai macam jenis bangunan antara lain :
  • Pondasi bangunan gedung bertingkat 2 sampai 10 lantai
  • Landasan pesawat udara (runway, apron, taxiway, dan hangar)
  • Pondasi Gudang kelas I
  • Pondasi container yard / terminal peti kemas
  • Pondasi kolam renang
  • Pondasi tangki minyak
  • Jalan raya kelas I
  • Pondasi open storage

Jika kita ingin menggunakan pondasi KSLL untuk bangunan kita, apa yang harus kita lakukan?

Dari pengalaman salah satu rekan kami yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi yang menggunakan pondasi KSSL, cukup dengan data denah bangunan secara keseluruhan dan data tanah untuk proyek tersebut.

Selanjutnya PT. Katama Suryabumi selaku pemegang hak paten pondasi KSSL dapat melakukan perencanaan struktur pondasi KSLL sekaligus melaksanakan pekerjaan pondasi KSLL tersebut.

Bagaimana pelaksanaan pondasi KSLL?

Secara umum tahapan pelaksanaan pondasi KSLL adalah sebagai berikut :
  1. Pengukuran dan bowplank untuk menentukan as-as rib bangunan.
  2. Galian tanah pada area rib sttlement dan pemadatan tanah dasarnya.
  3. Pekerjaan rib settlement yang terdiri dari pekerjaan lantai kerja, bekisting, pembesian tulangan beton, pengecoran beton rib settlement. Setelah itu dilakukan pengurugan dan pemadatan di sisi rib settlement.
  4. Pekerjaan rib konstruksi yang terdiri dari pekerjaan lantai kerja, bekisting, pembesian tulangan beton, pengecoran beton rib konstruksi.
  5. Pekerjaan pengurugan tanah dipadatkan setiap lapis masksimum tebal 20 cm dan pengurugan pasir dipadatkan setiap lapis maksimum 20 cm sampai ketebalan tanah urug padat dan pasir urug padat yang direncanakan.
  6. Pekerjaan pelat lantai KSLL yang terdiri dari pekerjaan lantai kerja, pembesian tulangan beton, pengecoran beton pelat lantai KSLL sekaligus finish level.
Seperti tahapan pelaksanaan konstruksi pada umumnya, salah satu hambatan dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi KSLL adalah hujan. Lokasi pekerjaan yang becek akan menghambat mobilitas pekerjaan, selain itu urugan tanah dan pasir padat yang menjadi bagian dari konstruksi KSLL menjadi lunak dan sulit dipadatkan mencapai kepadatan yang diinginkan.

Demikian ulasan singkat rumahmaterial.com tentang Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL), Pondasi Dangkal Yang Tahan Gempa yang merupakan salah satu inovasi dalam dunia konstruksi di Indonesia.

Sumber : Brosur PT. Katama Suryabumi dan berbagai sumber

Back To Top