Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Genteng Beton, Penutup Atap Rumah Minimalis

Genteng beton adalah salah satu jenis penutup atap yang sering digunakan untuk bangunan rumah tinggal khususnya rumah tipe minimalis. Hal tersebut karena genteng beton ada yang tipe flat / datar meski sebenarnya di pasaran genteng beton ada dua macam yaitu genteng beton flat dan genteng beton gelombang.

Genteng beton terbuat dari campuran semen dan pasir berkualitas baik seperti campuran beton pada umumnya yang kemudian dicetak dengan mesin press. Setelah itu diproses rendam (2 hari) dan curing secara alami (sampai 21 hari) dan melalui proses penggosokan dan quality control. Setelah itu baru dilakukan coating dengan menggunakan cat genteng berkualitas yang tahan terhadap cuaca.

Dari sisi motif atau tekstur, ada genteng beton polos dan bermotif misalnya motif garis-garis, motif kayu, dan motif tekstur batu alam.


Apa saja komponen penutup atap genteng beton?

Seperti jenis penutup atap pada umumnya, penutup atap genteng beton terdiri atas material genteng beton itu sendiri, dan aksesorisnya seperti nok (bubungan atap) atas, nok samping, nok ujung, apex (pertemuan nok), dan starter.

Komponen Atap Genteng Beton (Sunber : Brosur Cisangkan)

Apa Kelebihan dan Kekurangan Genteng Beton?

Kelebihan dari penutup atap genteng beton adalah :
  1. Memiliki kekuatan yang tinggi dan berumur panjang (tahan lama) serta memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca.
  2. Tidak dapat berkarat seperti genteng metal.
  3. Kedap suara, sehingga tidak berisik saat hujan.
  4. Lebih presisi dan tidak berubah bentuk / muai susut, karena tidak melalui proses pembakaran melainkan dikeringkan secara alami.
  5. Harga material genteng beton relatif murah dan kebutuhan material juga tidak banyak, hanya 9 bh sampai 12 bh per m2.
  6. Tersedia tipe flat / datar yang sangat cocok digunakan untuk atap rumah minimalis.
  7. Tersedia beberapa motif / tekstur yang dapat dipilih dan beraneka macam warna sesuai keinginan kita karena menggunakan cat genteng.
Sedangkan Kekurangan dari penutup atap genteng beton adalah :
  1. Bobotnya cukup berat bisa mencapai sekitar 50 kg/m2, sehingga akan menambah beban bangunan dan memerlukan struktur atap yang lebih kuat.
  2. Jika kualitas cat kurang baik akan mudah mengelupas atau warna mudah pudar.
  3. Jika lapisan cat atau coating mengelupas maka daya serap airnya cukup tinggi.

Tips memilih genteng beton berkualitas 

 Berikut ini adalah tips untuk memilih genteng beton berkualitas yaitu :
  1. Pilih merek genteng beton yang sudah teruji kualitasnya.
  2. Coba diuji dengan cara menginjaknya, genteng beton berkualitas harusnya tidak pecah jika hanya diinjak orang.
  3. Pilih material genteng beton dengan bentuk yang presisi.
  4. Pilih bentuk, motif/tekstur, dan warna genteng sesuai dengan desain arsitektur rumah secara keseluruhan.

Bagaimana menghitung kebutuhan material genteng beton?

Material genteng beton yang ada di pasaran umumnya berukuran sekitar 30x37 cm dengan kebutuhan material 12 buah / m2 dan 43x36 cm dengan kebutuhan material 9 buah / m2.

Jika kita menggunakan tipe genteng beton dengan kebutuhan 9 buah / m2 dengan luasan atap 100 m2 maka akan membutuhkan material genteng beton = 100 m2 x 9 bh/ m2 = 900 bh.

Berapa kisaran harga material genteng beton? Untuk mengetahui kisaran harganya dapat dilihat di Daftar Harga Genteng Beton Cisangkan

Apa yang harus diperhatikan dalam pemasangan genteng beton?

  1. Pertama pastikan rangka atap kuat untuk menyangga beban penutup atap genteng beton yang cukup berat. Jika menggunakan rangka kayu harus dipilih kayu yang tidak mudah terkena serangan rayap.
  2. Pasang reng sesuai jarak yang direkomendasikan oleh pabrikan genteng.
  3. Sudut kemiringan atap yang menggunakan genteng beton minimum 25°.
  4. Pasang listplank dan talang terlebih dahulu sebelum menaikkan genteng beton.
  5. Lakukan pemasangan genteng beton satu jalur terlebih dahulu dengan bagian bawah lebih dulu kemudian ke atas dengan benar-benar lurus agar pemasangan selanjutnya tidak berbelok-belok dan rapi.
  6. Untuk kemiringan lebih dari 40° harus menggunakan paku / sekrup, demikian juga pada potongan genteng dekat jurai.
  7. Pasang benang bantu pada pemasangan nok agar hasilnya rapi. Pada jurai atap pasang nok atas mulai dari bawah (nok ujung) ke atas.
Back To Top