Garis Sersan Ramp Beton Area Parkir: Fungsi dan Cara Pembuatannya

Ramp Area Parkir Gedung
Ramp Area Parkir Gedung

RumahMaterial.com – Pada gedung parkir bertingkat, kendaraan berpindah dari satu lantai ke lantai lainnya melalui ramp beton, yaitu bidang miring yang dirancang untuk dilalui kendaraan.

Karena memiliki kemiringan, permukaan ramp tidak bisa dibuat terlalu halus. Salah satu detail yang umum ditemukan adalah alur-alur pada permukaan beton yang dikenal sebagai garis sersan atau groove line.

Garis-garis tersebut biasanya dibuat melintang pada permukaan ramp dengan jarak tertentu. Selain memberikan tekstur pada beton, alur ini membantu meningkatkan cengkeraman ban kendaraan dan mengurangi air yang tertahan di permukaan.

Fungsi Garis Sersan pada Ramp Beton

Garis sersan terutama berkaitan dengan kondisi permukaan ramp yang aman untuk dilalui kendaraan.

Pada saat hujan atau ketika permukaan ramp terkena air, beton yang terlalu halus dapat menjadi lebih licin. Adanya alur membuat permukaan menjadi lebih bertekstur sehingga membantu ban mendapatkan traksi.

Alur tersebut juga dapat membantu air bergerak menuju sisi ramp dan selanjutnya masuk ke gutter atau saluran drainase.

Namun, fungsi tersebut tetap harus didukung oleh kemiringan permukaan dan sistem drainase yang benar. Garis sersan sendiri bukan pengganti sistem pembuangan air.

Jarak Garis Sersan Ramp

Tidak ada satu ukuran jarak yang wajib digunakan untuk semua proyek. Jaraknya mengikuti detail desain dan spesifikasi masing-masing pekerjaan.

Dalam praktiknya, garis sersan sering dibuat dengan jarak sekitar 25–30 cm. Ukuran tersebut dapat berbeda tergantung desain ramp, bentuk groove, dan persyaratan proyek.

Selain jarak, detail yang perlu diperhatikan antara lain:

  • lebar groove;
  • kedalaman alur;
  • arah garis;
  • kemiringan ramp; dan
  • detail pertemuan dengan gutter atau drainase.

Untuk pekerjaan proyek, ukuran yang digunakan sebaiknya tetap mengacu pada shop drawing dan spesifikasi teknis.

Metode Pembuatan Garis Sersan

Ada dua metode yang umum digunakan untuk membuat groove pada ramp beton.

1. Menggunakan Besi Siku Sebelum Pengecoran

Pada metode ini, besi siku dipasang pada posisi garis sersan sebelum beton dicor. Besi siku dikaitkan atau difiksasi pada tulangan agar tidak berubah posisi selama proses pengecoran.

Setelah beton mengeras dan bekisting dibuka, posisi tersebut akan membentuk alur pada permukaan beton.

Keuntungan metode ini adalah groove sudah terbentuk sejak proses pengecoran. Namun, pemasangannya membutuhkan persiapan dan ketelitian sebelum beton dituangkan.

2. Cutting Beton Setelah Pengecoran

Cara kedua dilakukan setelah beton selesai dicor dan kondisinya sudah memungkinkan untuk dikerjakan. Permukaan beton terlebih dahulu diberi marking, kemudian dipotong menggunakan mesin cutting mengikuti garis yang telah dibuat.

Bagian beton di antara potongan selanjutnya dicungkil menggunakan palu dan pahat hingga membentuk groove sesuai detail yang diinginkan.

Metode cutting cukup sering digunakan karena relatif praktis dan lebih murah karena tidak membutuhkan pemasangan besi siku ketika proses pengecoran.

Proses Pembuatan Garis Sersan Ramp
Proses Pembuatan Garis Sersan Ramp 

Alat untuk Cutting Garis Sersan

Peralatan yang digunakan relatif sederhana, antara lain:

  • mesin cutting beton;
  • mata potong beton;
  • palu;
  • pahat;
  • kape atau sendok semen;
  • alat ukur dan marking;
  • kacamata pelindung; dan
  • masker atau respirator.

Penggunaan alat pelindung perlu diperhatikan karena proses pemotongan beton menghasilkan debu dan serpihan.

Tahapan Pekerjaan Cutting Garis Sersan

Secara umum, pelaksanaannya dapat dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Marking. Tentukan posisi garis berdasarkan gambar kerja. Jarak antar garis harus dibuat konsisten agar hasil akhirnya rapi.
  2. Cutting. Potong permukaan beton mengikuti garis marking menggunakan mesin cutting. Usahakan jalur potongan tetap lurus dan tidak melebar dari garis yang ditentukan.
  3. Pembentukan Groove. Setelah cutting selesai, bagian beton di antara potongan dicungkil menggunakan palu dan pahat sampai diperoleh bentuk alur yang diinginkan.
  4. Repair. Periksa permukaan ramp. Jika terdapat beton yang terkelupas atau rusak di luar area groove, lakukan perbaikan menggunakan material repair yang sesuai.
  5. Cleaning. Bersihkan seluruh debu dan serpihan beton sehingga permukaan ramp siap digunakan.

Perhitungan Biaya Garis Sersan

Dalam penyusunan RAB, pekerjaan garis sersan dapat dihitung menggunakan satuan meter panjang (m'). Misalnya total panjang seluruh groove yang dibuat adalah 100 meter dan harga pekerjaan ditetapkan Rp 60.000 per meter, maka:

Biaya pekerjaan = 100 m' × Rp 60.000 /m' = Rp. 6.000.000,-

Selain meter panjang, beberapa proyek dapat menggunakan satuan m². Jika menggunakan satuan ini, perhitungan tetap perlu memperhitungkan jumlah garis dan panjang groove yang terdapat dalam setiap luasan.

Karena itu, penggunaan m' atau m² pada dasarnya merupakan masalah metode pengukuran pekerjaan. Yang lebih penting adalah volume dan dasar perhitungannya disepakati sejak awal.

Faktor yang Memengaruhi Harga

Biaya pekerjaan garis sersan tidak hanya bergantung pada panjang total alur. Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya adalah:

  • kondisi dan umur beton;
  • kedalaman serta lebar groove;
  • jumlah garis;
  • luas area;
  • metode pembuatan;
  • tingkat kesulitan pekerjaan;
  • kebutuhan repair;
  • kondisi akses ke lokasi; dan
  • produktivitas tenaga kerja serta peralatan.

Untuk proyek dengan volume besar, sebaiknya dilakukan pengukuran aktual dan dibuat analisa harga satuan tersendiri agar biaya yang diperoleh lebih akurat.

Penutup

Garis sersan ramp beton merupakan detail sederhana tetapi cukup penting pada area parkir bertingkat. Alur ini memberikan tekstur pada permukaan ramp sekaligus membantu pengelolaan air di permukaan.

Pekerjaannya dapat dilakukan menggunakan besi siku sebelum pengecoran atau dengan cutting beton setelah pengecoran. Dari sisi pelaksanaan, metode cutting umumnya lebih fleksibel karena dapat dikerjakan setelah permukaan beton terbentuk.

Untuk menghasilkan pekerjaan yang rapi, ketepatan marking dan proses cutting menjadi hal yang paling perlu diperhatikan.

Dalam RAB, garis sersan dapat dihitung berdasarkan meter panjang maupun luas, dengan catatan metode pengukuran dan dasar harga satuannya harus jelas.

2 komentar untuk "Garis Sersan Ramp Beton Area Parkir: Fungsi dan Cara Pembuatannya"

  1. Balasan
    1. Betul mungkin memang agak membutuhkan waktu, tetapi metode cutting sersan adalah metode yang ekonomis untuk membut garis sersan

      Hapus