Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Waterproofing PENESEAL PRO dari PENETRON

Masalah kebocoran pada bangunan merupakan suatu masalah yang sangat mengganggu. Untuk mencegah dan mengatasi masalah kebocoran kita bisa menggunakan produk waterproofing. Salah satu produk waterproofing yang berkualitas baik adalah waterproofing PENESEAL PRO dari PENETRON.

Waterproofing PENESEAL PRO adalah cairan kedap air yang diaplikasikan dengan cara disemprotkan di atas permukaan beton. Cairan kedap air tersebut akan meresap dan membentuk gel di bawah permukaan beton. Gel yang terbentuk ini akan melindungi beton dari penetrasi air dan selalu aktif mengisi retak rambut yang ada atau yang akan terjadi bila kontak dengan air. 

Kelebihan produk waterproofing Peneseal Pro antara lain adalah :
  1. Peneseal pro akan membentuk gel yang menutup pori-pori dan retak rambut apabila kontak dengan air.
  2. Memberi perlindungan beton dari serangan air, dan memberikan ketahanan lebih terhadap bahan sulfat, dan klorida. 
  3. Meningkatkan kekerasan permukaan beton (sampai ketebalan 2 cm).
  4. Aplikasi yang simpel, mudah, dan cepat jika dibandingkan tipe produk waterproofing membrane yang lain.
  5. Dapat dilintasi setelah 6 jam dari curing / pembasahan yang pertama dan tidak akan mengelupas dan tergores.
  6. Tidak beracun (non toxic) sehingga dapat diaplikasikan untuk waterproofing bak penampungan air dari konstruksi beton.
  7. Kerusakan permukaan struktur beton dengan mudah dapat ditemukan dan diperbaiki.



Prinsip pelaksanaan pekerjaan waterproofing Peneseal Pro adalah sebagai berikut :
  1. Persiapan kondisi lokasi yang akan dilakukan pekerjaan waterproofing dan pembersihan. Jika terdapat retak-retak pada beton harus dilakukan perbaikan terlebih dahulu dengan cara dichipping / diketrik sampai beton yang bagus dan diisi dengan semen grout.
  2. Pada saat akan dilaksanakan lokasi harus dalam keadaan kering serta bersih dari debu dan kotoran. 
  3. Waktu pelaksanaan pekerjaan waterproofing dilakukan dalam kondisi cuaca yang cerah, dan harus dihentikan bila hujan / akan turun hujan / angin bertiup kencang. 
  4. Bila hujan turun sebelum permukaan beton kering (1-2 jam), penyemprotan ulang perlu dilakukan setelah permukaan beton kering. 
  5. Penyemprotan pada permukaan beton dengan dosis 1 ltr / 5 m2 untuk permukaan beton normal, 1 ltr / 6 m2 untuk permukaan beton rata dan halus. 
  6. Dilakukan pembasahan dengan ketentuan : pembasahan pertama dengan air dilakukan setelah permukaan kering (2-6 jam) selanjutnya pembasahan kedua dilakukan setelah 24 jam dan pembasahan ketiga setelah 48 jam. 
  7. Setelah pembasahan ketiga, permukaan beton siap untuk dilakukan test kekedapan air (test rendam).

Back To Top