Expanded Metal: Material Kisi-Kisi Serbaguna untuk Fasad, Interior, dan Konstruksi Modern
Rumahmaterial.com - Dalam dunia arsitektur dan konstruksi modern, kebutuhan akan material yang kuat, ringan, estetis, dan fungsional semakin tinggi.
Tidak hanya harus mampu memenuhi aspek struktural, tetapi juga harus mendukung tampilan visual bangunan yang menarik dan efisien secara biaya.
Salah satu material yang semakin populer digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah expanded metal.
Expanded metal banyak dipakai sebagai secondary skin fasad, partisi ruangan, railing tangga, lantai industrial, hingga pelindung mesin di area pabrik. Meski tampilannya sederhana berupa kisi-kisi logam, material ini menyimpan banyak keunggulan dari sisi teknik maupun desain.
Artikel ini akan membahas secara lengkap:
- Apa itu expanded metal
- Cara pembuatan expanded metal
- Kelebihan dan kekurangannya
- Aplikasi expanded metal dalam bangunan
Apa Itu Expanded Metal?
Expanded metal adalah lembaran plat logam yang disayat dan ditarik (expanded) hingga membentuk pola jaring berlubang seperti wajik atau diamond. Proses ini membuat satu lembar plat solid berubah menjadi lembaran kisi-kisi tanpa ada material yang terbuang.
Berbeda dengan plat berlubang (perforated plate) yang dibuat dengan cara dibor atau dipunch, expanded metal tidak menghasilkan scrap karena hanya mengalami deformasi tarik.
Bahan baku expanded metal biasanya berupa:
- Baja hitam
- Baja galvanis
- Aluminium
- Stainless steel
Proses Pembuatan Expanded Metal
Proses pembuatan expanded metal terdiri dari tiga tahap utama:
- Slitting (penyayatan). Plat logam disayat membentuk pola tertentu.
- Expanding (penarikan). Plat ditarik secara mekanis sehingga sayatan membuka dan membentuk lubang-lubang mesh.
- Flattening (opsional). Untuk kebutuhan tertentu, expanded metal dapat diratakan agar permukaannya lebih halus.
Proses ini menghasilkan material yang:
- Lebih ringan dari plat solid
- Lebih kaku dan kuat dibanding plat berlubang
- Memiliki kekuatan tarik yang baik
Kelebihan Expanded Metal
- Kuat tapi ringan. Struktur tarik membuat expanded metal memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang sangat baik.
- Hemat material dan ramah lingkungan. Tidak ada sisa potongan (scrap) dari proses produksi.
- Ventilasi dan pencahayaan alami. Lubang-lubang mesh memungkinkan aliran udara dan cahaya masuk ke dalam bangunan.
- Anti licin. Struktur permukaan expanded metal tidak rata sepenuhnya sehingga memberikan grip yang baik untuk lantai dan tangga.
- Estetis modern-industrial. Memberikan kesan arsitektur kontemporer, industrial, dan minimalis.
- Mudah dibentuk dan dipasang. Bisa dipotong, dilas, dibaut, atau dibingkai sesuai kebutuhan desain.
Kekurangan Expanded Metal
- Kurang privasi. Karena transparan, expanded metal kurang cocok untuk area yang membutuhkan privasi tinggi.
- Bisa berkarat jika tidak dilapisi. Jenis baja biasa harus diberi finishing galvanis atau cat anti karat.
- Kurang cocok untuk area berdebu tinggi. Lubang mesh bisa menjadi tempat menempel debu jika tidak rutin dibersihkan.
- Harga bisa naik tergantung bahan. Expanded metal stainless atau aluminium harganya jauh lebih mahal dibanding baja biasa.
Aplikasi Expanded Metal dalam Bangunan
- Secondary Skin Fasad. Sebagai pelindung matahari sekaligus elemen estetika fasad bangunan.
- Partisi Ruangan. Memberi batas visual tanpa menutup aliran udara dan cahaya.
- Railing Tangga dan Balkon. Memberi kesan ringan namun tetap aman.
- Lantai Catwalk dan Platform. Digunakan di pabrik, gudang, dan area utilitas.
- Kanopi dan Sun Shading. Menyaring panas matahari tanpa membuat area di bawahnya gelap.
- Penutup Mesin dan Area Pengaman. Sebagai pelindung keselamatan di area industri.
Ukuran dan Spesifikasi Expanded Metal
Expanded metal biasanya ditentukan oleh:
- Ukuran mesh (panjang x lebar lubang, misalnya 4 x 8 cm)
- Tebal plat (0,8 mm – 3 mm)
- Jenis material (baja hitam, galvanis, aluminium, stainless)
- Finishing (cat, galvanis, powder coating)
Contoh spesifikasi: > Expanded Metal EM 4 x 8 x 1,2 mm galvanis
Artinya:
- Ukuran lubang 4 x 8 cm
- Tebal plat 1,2 mm
- Finishing galvanis
Tips Memilih Expanded Metal yang Tepat
- Tentukan fungsi (fasad, lantai, partisi, pengaman).
- Pilih ketebalan sesuai beban dan bentang.
- Gunakan finishing anti karat untuk area luar.
- Sesuaikan ukuran mesh dengan kebutuhan privasi dan shading.
- Pertimbangkan kemudahan perawatan jangka panjang.
Kesimpulan
Expanded metal adalah solusi material yang efisien, kuat, estetis, dan fleksibel untuk berbagai aplikasi arsitektur dan konstruksi.
Dengan kombinasi kekuatan struktural, ventilasi alami, dan tampilan modern, expanded metal menjadi pilihan tepat untuk fasad, interior, hingga area industri.
Pemilihan jenis bahan, ketebalan, dan finishing yang tepat akan menentukan performa dan umur pakai expanded metal dalam bangunan Anda.
Jika Anda sedang merencanakan penggunaan expanded metal untuk proyek rumah, gedung, atau fasilitas industri, pastikan untuk menyesuaikannya dengan fungsi teknis dan konsep desain agar hasilnya optimal — baik dari sisi estetika maupun biaya.

Posting Komentar untuk "Expanded Metal: Material Kisi-Kisi Serbaguna untuk Fasad, Interior, dan Konstruksi Modern"