Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Berapa Besar Biaya Keamanan Untuk Proyek Konstruksi?

Pada pelaksanaan suatu proyek konstruksi kita memerlukan tenaga keamanan atau security untuk menjaga keamanan di lingkungan proyek, karena bukan tidak mungkin kejahatan seperti pencurian material akan terjadi. Dari info beberapa rekan kami di proyek konstruksi ada beberapa material yang paling sering hilang jika tidak dijaga yaitu kabel listrik dan peralatan sanitary kecil seperti kran-kran.

Untuk menjaga keamanan proyek diperlukan tenaga security yang salah satu tugasnya adalah memeriksa orang dan barang yang masuk dan keluar proyek. Untuk barang yang masuk akan dicek apakah sesuai dengan surat jalan dan dicek jenis barang dan volumenya, demikian juga dengan barang yang keluar.

Keamanan Untuk Proyek Konstruksi
Keamanan Untuk Proyek Konstruksi

Biaya untuk menyediakan tenaga keamanan atau security ini dalam RAB akan masuk ke dalam pekerjaan persiapan seperti yang pernah kami bahas pada artikel sebelumnya tentang Seri Membuat RAB (2) Pekerjaan Persiapan (2).

Untuk proyek kecil mungkin hanya cukup satu orang tenaga keamanan tetapi jika penjagaan dilakukan 24 jam maka perlu dijaga oleh 3 shift atau jadi 3 orang karena masing-masing orang hanya bertugas 8 jam / shift. Biaya gaji security per orang biasanya mengikuti Upah Minimum Regional (UMR).

Contoh : misalnya besarnya UMR Rp. 3.500.000,- / bulan dan proyek itu akan dijaga 1 orang selama 24 jam maka besarnya biaya akan diperhitungkan sebagai berikut :
Biaya keamanan = 1 org x 3 shift x 3.500.000 org / bln = Rp. 10.500.000,- / bulan
Jika waktu pelaksanaan proyek 10 bulan maka total biayanya menjadi Rp. 105.000.000,- 

Melihat contoh perhitungan di atas maka biaya keamanan sebenarnya cukup besar, apalagi untuk proyek besar yang membutuhkan tenaga keamanan lebih dari satu. Besar kecilnya proyek tergantung dari luas lokasi pekerjaan dan kompleks atau tidaknya pekerjaan, serta akses menuju lokasi pekerjaan. Dari situ kita akan menentukan berapa jumlah tenaga keamanan yang mencukupi. 

Selain biaya keamanan berupa gaji security, biasanya pada pelaksanaan proyek konstruksi ada juga biaya koordinasi lingkungan, dan kadang untuk kawasan tertentu harus diperhitungkan juga biaya untuk kuli bongkar.

Dan tidak lupa harus diperhitungkan juga biaya pembuatan pos jaga atau pos security yang biasanya merupakan bangunan sementara yang  semi permanen dan pagar proyek. Biasa pos jaga terletak di dekat pintu masuk keluar proyek sedangkan pagar proyek terletak di area yang memerlukan pembatas. Biasa pagar proyek dan pos jaga ini ada item pekerjaan tersendiri di luar keamanan proyek.

Demikian sekilas tentang Biaya Keamanan Untuk Proyek Konstruksi, semoga bermanfaat bagi Anda dalam membuat perhitungan RAB untuk proyek konstruksi sehingga biaya-biaya yang ada dapat diperhitungkan dari awal. 

Back To Top