Rumah Material

Info Produk Material Bahan Bangunan

Masalah Lantai Keramik Dan Cara Mencegahnya

Lantai keramik merupakan salah satu jenis lantai yang sangat banyak digunakan khususnya untuk bangunan rumah tinggal. Mudah didapat, tersedia dalam berbagai macam ukuran, corak / motif, dan warna, serta mudah dalam perawatannya menjadi alasan banyak orang memilih lantai keramik untuk rumah tinggalnya.

Tetapi ada beberapa masalah yang kerap terjadi pada lantai keramik, apa saja itu? Silahkan simak selengkapnya tentang masalah lantai keramik dan cara mencegahnya di bawah ini.

Ukuran Keramik Tidak Sama

Masalah Ini biasa terjadi pada produk keramik tile kualitas rendah. Malah yang parah kadang keramik tile kualitas rendah tidak siku pada sudut-sudutnya. Jika sudah begini mau tukang sehebat apa pun pasti tidak bisa menghasilkan pasangan lantai keramik yang rapi. Untuk mencegahnya belilah selalu material keramik tile dengan kualitas nomor satu atau kw 1.

Corak atau Warna Keramik Belang

Masalah ini biasa terjadi jika kita kekurangan material keramik tile dan membeli produk keramik tile yang berbeda merek. Tetapi jangan salah, untuk satu merek produk yang sama juga bisa terjadi jika beda kelompok produksi. 

Untuk mencegahnya hitunglah kebutuhan material keramik yang diperlukan dan pesanlah secara bersamaan. Selain itu tambahkan lagi paling tidak 5% dari volume kebutuhan material terpasang untuk persediaan jika memerlukan penggantian keramik di masa depan, misalnya ada keramik yang pecah.

Simak juga artikel rumahmaterial.com tentang Cara Menghitung Material Keramik Tile Lantai.

Nat Lantai Keramik Tidak Rapi

Kita tidak cukup hanya menggunakan material keramik tile kualitas nomor satu, tetapi juga harus menggunakan jasa tukang yang terampil dan berpengalaman. Tukang berkualitas akan menghasilkan pasangan keramik yang baik dan jarak nat yang rapi.

Tile Spacer Untuk Jarak Nat Keramik Yang Rapi
Tile Spacer Untuk Jarak Nat Keramik Yang Rapi
Bagaimana jika kita yang kurang pengalaman ingin mengerjakan sendiri lantai keramik dengan jarak nat yang rapi? Solusinya adalah menggunakan pengatur jarak nat antar keramik atau tile spacer yang mudah dipasang dan dilepas sehingga  pekerjaan pemasangan lantai maupun dinding keramik dapat dilakukan dengan lebih cepat dan hasil yang lebih rapi.

Simak juga artikel rumahmaterial.com tentang Metode Pemasangan Keramik Lantai.

Keramik “Meledak” Atau Popping Up 

Masalah terlepas atau terangkatnya pasangan keramik yang menimbulkan suara keras seperti ledakan, sering terjadi pada pasangan lantai keramik di atas pelat beton (biasa di lantai atas).

Lantai Keramik Mengalami Popping Up
Lantai Keramik Mengalami Popping Up
Mengapa bisa terjadi popping up? Ada beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain : 
  • Kualitas adukan dengan daya rekat yang jelek, 
  • Perbedaan muai susut antara pelat lantai beton, adukan mortar keramik, dan keramik itu sendiri, Terjadi lendutan / penurunan struktur pelat beton karena beban berlebihan.
Bagaimana cara mencegah popping up pada lantai keramik?
Ada beberapa hal yang bisa kita dilakukan, yaitu :
  • Pemasangan keramik dilakukan selang beberapa waktu setelah pelat beton lantai mengalami penyusutan atau telah stabil struktur betonnya.
  • Memberikan lapisan pasir tebal 2-3 cm di antara pelat beton dan mortar untuk pasangan keramik sebagai peredam getaran dan muai susut.
  • Menggunakan nat dengan material yang elastis / fleksibel.
Demikian ulasan rumahmaterial.com tentang Masalah Lantai Keramik Dan Cara Mencegahnya, semoga dengan kita mengetahuinya kita dapat terhindar dari masalah lantai keramik tersebut. 

Back To Top